TIGA
TEORI KOMUNIKASI
OLEH
KELOMPOK 4
1. VINSENSIA
MBELA GIRI (2015230053)
2. YELNA
SANSIFERA JEWELSI (2015230054)
3. YULIANA
YENI (2015230059)
4. AGUS
SAFARUDIN (20152300)
5. YOHANA
KARIRI HARA (20152300)
PRODI ILMU KOMUNIKASI
FAKULTAS ILMU SOSIAL DAN ILMU POLITIK
UNIVERSITAS TRIBHUWANA TUNGGADEWI MALANG
KATA
PENGANTAR
Puji
syukur kita panjatkan kehadirat Tuhan Yang Maha Esa yang telah memberikan
rahmat serta hidayah kepada kita semua, sehingga berkat karunianyalah penulis
dapat menyelesaikan makalah ini.
Tidak
lupa pula penulis mengucapkan terima kasih kepada semua pihak, terutama kepada
dosen pembimbing yang telah memberikan bantuannya sehingga makalah ini dapat
diselesaikan tepat pada waktunya.
Penulis
menyadari bahwa makalah jauh dari kesempurnaan, oleh karena itu kritik dan
saran dari dosen pembimbing dan semua pihak yang sifatnya membangun selalu
penulis harapkan demi kesempurnaan makalah ini dan demi perbaikan makalah
penulis di masa yang akan datang.
Malang,2017
Penulis
BAB
I
PENDAHULUAN
1.1.Latar Belakang
Komunikasi
adalah suatu proses dalam mana seseorang atau beberapa orang, kelompok,
organisasi, dan masyarakat menciptakan, dan menggunakan informasi agar
terhubung dengan lingkungan dan orang lain. Pada umumnya, komunikasi dilakukan
secara lisan atau verbal yang dapat dimengerti oleh kedua belah pihak. Apabila
tidak ada bahasa verbal yang dapat dimengerti oleh keduanya, komunikasi masih
dapat dilakukan dengan menggunakan gerak-gerik badan, menunjukkan sikap
tertentu, misalnya tersenyum, menggelengkan kepala, mengangkat bahu. Cara
seperti ini disebut komunikasi dengan bahasa non verbal.
Saat
ini perkembangan teknologi informasi dan komunikasi berlangsung pesat seiring berkembanganya kebutuhan manusia
akan informasi. Pada era informasi ini
khalayak butuh informasi akurat dan cepat untuk menunjang aktivitas mereka
dalam dunia agama, pekerjaan, pendidikan,sosial, budaya, bahkan hiburan.
Informasi yang cepat dapat terwujud dengan suatu proses komunikasi yang disebut
komunikasi. Komunikasi dapat terwujud karena diproduksi oleh suatu lembaga
media, kemudian media tersebut memberikan informasi kepada khalayak secara
hampir bersamaan. Setiap komunikasi mempunyai model dan ciri khas masing-masing
serta dapat di implementasikan dalam berbagai kegiatan komunikasi.
Untuk
mengawalinya, kita akan masuk dari dari kajian mengenai model dan fungsi
komunikasi yang dikemukakan oleh Harold
Laswell,teori komunikasi dua arah dan teori yang dikemukakan oleh Berger dan
Chafee . Selama ini teori media berkonsentrasi pada bagaimana media bekerja dan
pengaruh media terhadap khalayak. Dasar dari perspektif ini adalah pendekatan
fungsionalis yang memfokuskan pada sistem komunikasi , cara kerja sistem
komunikasi , dan apa yang dilakukan oleh komunikasi . Salah seorang teoritisi
yang mengungkapkan teori yang paling terkenal dan paling awal dalam kajian ini
adalah Harold Lasswell teori komunikasi dua arah dan teori yang dikemukakan
oleh Berger dan Chafee.
1.2.Rumusan
Masalah
Dari
uraian latar belakang diatas, penulis dapat merumuskan masalah sebagai
berikut,yaitu “menjelaskan tentang tiga teori komunikasi”
1.3.Tujuan
Untuk
mengetahui teori-teori komunikasi.
1.4.Manfaat
1.Bagi
Penulis
Agar
penulis dapat mengetahui teori-teori komunikasi serta menambah wawasan dalam
hal menulis.
2.
Bagi Pembaca
Agar
pembaca juga mengetahui teori komunikasi dan mengaplikasikannya dalam kehidupan
sehari-hari,agar dapat menciptakan komunikasi yang efektif.
BAB
II
PEMBAHASAN
2.1.Teori-Teori
Komunikasi
1. Teori Model Lasswell
1. Teori Model Lasswell
Salah
satu teoritikus komunikasi massa yang pertama dan paling terkenal adalah Harold
Lasswell, dalam artikel klasiknya tahun 1948 mengemukakan model komunikasi yang
sederhana dan sering dikutif banyak orang yakni: Siapa (Who), berbicara apa
(Says what), dalam saluran yang mana (in which channel), kepada siapa (to whom)
dan pengaruh seperti apa (what that effect) (Littlejhon, 1996).
Pada
model komunikasi Harold Laswell ini menggambarkan komunikasi dalam ungkapan
who, says what, in which channel, to whom, with what effect? Atau dalam
bahasa Indonesia adalah, siapa, mengatakan apa, dengan medium apa, kepada
siapa, dengan pengaruh apa? Model ini menjelaskan tentang proses komunikasi dan
fungsinya terhadap masyarakat. Lasswell berpendapat bahwa di dalam komunikasi
terdapat tiga fungsi dan tiga kelompok spesialis yang bertanggung jawab
melaksanakan fungsi-fungsi tersebut.
PROSES KOMUNIKASI MENURUT LASWELL
1. Who
(siapa/sumber)
Who
dapat diartikan sebagai sumber atau komunikator yaitu, pelaku atau pihak yang
mempunyai kebutuhan untuk berkomunikasi dan juga yang memulai suatu komunikasi.
Pihak tersebut bisa seorang individu, kelompok, organisasi, maupun suatu Negara
sebagai komunikator.
2. Says what (pesan)
Says
menjelaskan apa yang akan disampaikan atau dikomunikasikan kepada komunikan
(penerima), dari komunikator (sumber) atau isi informasi.
3. In which channel
(saluran/media)
Suatu
alat untuk menyampaikan pesan dari komunikator (sumber) kepada komunikan
(penerima) baik secara langsung (tatap muka) maupun tidak langsung (melalu
media cetak/elektronik).
4. To whom
(siapa/penerima)
Sesorang
yang menerima siapa bisa berupa suatu kelompok, individu, organisasi atau suatu
Negara yang menerima pesan dari sumber. Hal tersebut dapat disebut tujuan
(destination), pendengar (listener), khalayak (audience), komunikan, penafsir,
penyandi balik (decoder).
5. With what effect
(dampak/efek)
Dampak
atau efek yang terjadi pada komunikan (penerima) seteleh menerima pesan dari
sumber seperti perubahan sikap dan bertambahnya pengetahuan.
Contoh
Mengaplikasikan Model Komunikasi Laswell
Pak
Aris (siapa). Berbicara mengenai perubahan yang harus dilakukan pemimpin daerah
untuk kemajuan daerahnya (apa). Melalui kampanye yang disiarkan melalui
Televisi (saluran), kepada khalayak atau masyarakat (kepada siapa) dengan
pengaruh yang terjadi khalayak mendapat pesan terhadap masyarakat yang memilihnya
atau tidak memilihnya (efek).
2. Teori Komunikasi dua tahap dan pengaruh antar pribadi
Teori ini berawal dari hasil penelitian Paul Lazarsfeld dkk mengenai efek media massa dalam kampanye pemilihan umum tahun 1940. Studi ini dilakukan dengan asumsi bahwa proses stimulus bekerja dalam menghasilkan efek media massa. Namun hasil penelitian menunjukan sebaliknya. Efek media massa ternyata rendah dan asumsi stimulus respon tidak cukup menggambarkan realitas audience media massa dalam penyebaran arus informasi dan menentukan pendapat umum.
3.Teori Komunikasi Menurut Berger & Chafee
Pengertian
mengenai ilmu komunikasi, pada dasarnya mempunyai ciri yang sama dengan
pengertian ilmu secara umum. Yang membedakan adalah objek kajiannya, di mana
perhatian dan telaah difokuskan pada peristiwa-peristiwa komunikasi antar
manusia. Mengenai hal itu Berger & Chafee (1987) menyatakan bahwa Ilmu
komunikasi adalah suatu pengamatan terhadap produksi, proses dan pengaruh dari
sistem-sistem tanda dan lambang melalui pengembangan teori-teori yang dapat
diuji dan digeneralisasikan dengan tujuan menjelaskan fenomena yang berkaitan
dengan produksi, proses dan pengaruh dari sistem-sistem tanda dan lambang.
BAB
III
PENUTUP
3.1
Kesimpulan
Komunikasi
adalah pesan yang disampaikan kepada komunikan (penerima) dari
komunikator (sumber) melalui saluran-saluran tertentu baik secara
langsung/tidak langsung dengan maksud memberikan dampak/effect kepada komunikan
sesuai dengan yang diingikan komunikator. Yang memenuhi 5 unsur who, says what,
in which channel, to whom, with what effect.
3.2
Saran
Mungkin inilah yang diwacanakan pada penulisan kelompok ini meskipun penulisan
ini jauh dari sempurna. Masih banyak kesalahan dari penulisan kelompok kami,
karna kami manusia yang adalah tempat salah dan dosa, dan kami juga butuh
saran/ kritikan agar bisa menjadi motivasi untuk masa depan yang lebih baik
dari pada masa sebelumnya. Kami juga mengucapkan terima kasih atas dosen
pembimbing yang telah memberi kami tugas kelompok demi kebaikan diri kita
sendiri.
DAFTAR
PUSTAKA
Littlejohn,Stephen
W.1996.TEORI KOMUNIKASI.Salemba Humanika.
Yelnajewelsi.blogspot.co.id
Yohanakariri.blogspot.co.id
Yulianayeni.blogspot.co.id
Vinsensiambelagiri.blogspot.com
Komentar
Posting Komentar